Friday, May 16, 2014

Bimbingan Konseling Melalui Diskusi Kelompok dengan Teknik Permainan untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial



ABSTRAK


Oleh : Fitri Syawalia


Keterampilan sosial adalah kemampuan individu untuk mengungkapkan perasaannya baik yang positif maupun negatif dalam konteks hubungan interpersonal tanpa menerima konsekuensi kehilangan penguatan sosial atau dalam konteks hubungan interpersonal yang memiliki  kemampuan untuk mengungkapkan respon baik verbal dan nonverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan bimbingan sosial efektif atau tidak untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa dan mengetahui
layanan bimbingan sosial yang dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari tiga siklus, tiap siklus terdiri dari dua tindakan. Bimbingan yang digunakan yaitu diskusi kelompok dengan teknik permainan. Subjek penelitian sebanyak 20 siswa yang memiliki tingkat keterampilan sosial berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument yang berupa angket keterampilan sosial, lembar observasi, dan deskripsi hasil observasi. Selain itu, digunakan uji validitas dan reliabilitas dengan menggunakan rumus alpha.
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan keterampilan sosial siswa setelah diadakan kegiatan diskusi kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012. Secara rinci yaitu terdapat 14 siswa yang berada pada kategori tinggi dan 6 siswa berada pada kategori sedang. Setelah mengikuti diskusi kelompok terjadi peningkatan keterampilan sosial siswa yaitu 17 siswa berada pada kategori tinggi dan 3 siswa berada pada kategori sedang. Hasil observasi selama pelaksanaan diskusi kelompok dengan teknik permainan menunjukkan pada setiap siklus mengalami peningkatan. Siklus I, semua siswa yang mengikuti diskusi kelompok yaitu sebanyak 20 siswa berada pada kategori cukup, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 11 siswa berada pada kategori baik, dan 9 siswa pada kategori cukup, dan pada siklus III semua siswa yaitu sebanyak 20 siswa berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan skor rata-rata keterampilan sosial siswa setelah diadakan kegiatan diskusi kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012, dari rata-rata 113,95 sebelum tindakan kelas menjadi 114,7 setelah tindakan sebanyak 3 siklus

Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Diskusi Kelompok, Teknik Permainan, Bimbingan Konseling

No comments:

Post a Comment