ABSTRAK
Oleh : Fitri Syawalia
Keterampilan sosial adalah kemampuan
individu untuk mengungkapkan perasaannya baik yang positif maupun negatif dalam
konteks hubungan interpersonal tanpa menerima konsekuensi kehilangan penguatan
sosial atau dalam konteks hubungan interpersonal yang memiliki kemampuan untuk mengungkapkan respon baik
verbal dan nonverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan bimbingan sosial efektif atau tidak untuk meningkatkan
keterampilan sosial siswa dan mengetahui
layanan bimbingan sosial yang dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012.
layanan bimbingan sosial yang dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012.
Penelitian
ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom
Action Research) yang terdiri dari tiga siklus, tiap siklus terdiri dari
dua tindakan. Bimbingan yang digunakan yaitu diskusi kelompok dengan teknik
permainan. Subjek penelitian sebanyak 20 siswa yang memiliki tingkat
keterampilan sosial berbeda. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
instrument yang berupa angket keterampilan sosial, lembar observasi, dan deskripsi
hasil observasi. Selain itu, digunakan uji validitas dan reliabilitas dengan
menggunakan rumus alpha.
Berdasarkan hasil yang
diperoleh dari analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa ada
peningkatan keterampilan sosial siswa setelah diadakan kegiatan diskusi
kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun
ajaran 2011/2012. Secara rinci yaitu terdapat 14 siswa yang berada pada kategori tinggi dan 6 siswa berada pada
kategori sedang. Setelah mengikuti diskusi kelompok terjadi peningkatan keterampilan
sosial siswa yaitu 17 siswa berada pada kategori tinggi dan 3 siswa berada pada
kategori sedang. Hasil observasi selama pelaksanaan diskusi kelompok dengan
teknik permainan menunjukkan pada setiap siklus mengalami peningkatan. Siklus
I, semua siswa yang mengikuti diskusi kelompok yaitu sebanyak 20 siswa berada
pada kategori cukup, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 11 siswa berada pada
kategori baik, dan 9 siswa pada kategori cukup, dan pada siklus III semua siswa yaitu
sebanyak 20 siswa berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh
dari analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan
skor rata-rata keterampilan sosial siswa setelah diadakan kegiatan diskusi kelompok
pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Depok Sleman Yogyakarta tahun ajaran
2011/2012, dari rata-rata 113,95
sebelum tindakan kelas menjadi 114,7 setelah tindakan sebanyak 3 siklus
Kata Kunci: Keterampilan Sosial,
Diskusi Kelompok, Teknik Permainan, Bimbingan Konseling
No comments:
Post a Comment