YANI HERAWATI, 2006.
Program Studi PKK,
Jurusan Pendidikan dan Teknologi Kejuruan, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui : 1) motivasi berprestasi pada siswa Tata Busana
di SMK Karya Rini Yogyakarta, 2) prestasi belajar menjahit dengan mesin pada
siswa Tata Busana di SMK Karya Rini Yogyakarta,
3) sejauhmana hubungan motivasi berprestasi dengan prestasi belajar menjahit
dengan mesin.
Motivasi
tinggi dapat menjadikan pretasi belajarnya tinggi sebab dengan adanya motivasi
berprestasi tinggi akan membuat siswa lebih rajin, tekun, ulet, berani mencoba
tidak takut gagal, lebih percaya diri dan mempunyai semangat tinggi sehingga
prestasi belajar menjahit dengan mesin tinggi. Hipotesis dalam penelitian ini
yaitu ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi berprestasi
dengan prestasi belajar dengan mesin pada siswa busana.
Penelitian
ini merupakan ex post facto dengan dua variabel yaitu motivasi
berprestasi dan prestasi belajar menjahit dengan mesin. Variabel bebas yaitu
motivasi berprestasi (X) dan variabel terikat yaitu prestasi belajar menjahit
dengan mesin (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa busana
kelas II dan III SMK Karya Rini Yogyakarta yang berjumlah 112 dan diambil
sampel sebanyak 70 %, diperoleh 78 orang siswa dan 10 % untuk missing data
diperoleh 11 orang siswa. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah
proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode angket untuk
variabel motivasi berprestasi, untuk prestasi belajar menjahit dengan mesin menggunakan
metode dokumentasi. Uji coba instrumen dilakukan terhadap 34 responden di luar
sampel untuk mengetahui reliabilitas dan
validitas instrumen. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif dan
pengujian hipotesis dengan teknik korelasi product moment.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpestasi siswa busana adalah cukup baik
sebesar 50 % (39 siswa) dan prestasi menjahit dengan mesin juga cukup baik
sebesar 52,6 % (41 siswa) sedangkan hasil korelasi product moment yaitu
terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi berprestasi
dengan prestasi belajar menjahit dengan mesin (rxy) = 0,385 > R tabel pada
taraf signifikan 5 % 0,220 dan 1 % 0,286. Maka kemudian dapat diketahui bahwa
semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin tinggi prestasi belajar
menjahit dengan mesin. Dengan demikian guru harus lebih memberikan dorongan
semangat terhadap siswa dan berdiskusi sehingga siswa termotivasi untuk
berprestasi yang lebih baik lagi yang dalam hal ini berprestasi belajar
menjahit dengan mesin, sehingga prestasi belajar siswa tinggi.
No comments:
Post a Comment