Thursday, September 11, 2014

Abstrak Hubungan antara Motivasi Berprestasi dengan Prestasi Belajar Menjahit dengan Mesin







YANI HERAWATI, 2006.
Program Studi PKK, Jurusan Pendidikan dan Teknologi Kejuruan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) motivasi berprestasi pada siswa Tata Busana di SMK Karya Rini Yogyakarta, 2) prestasi belajar menjahit dengan mesin pada siswa Tata Busana di SMK Karya Rini Yogyakarta, 3) sejauhmana hubungan motivasi berprestasi dengan prestasi belajar menjahit dengan mesin.
        Motivasi tinggi dapat menjadikan pretasi belajarnya tinggi sebab dengan adanya motivasi berprestasi tinggi akan membuat siswa lebih rajin, tekun, ulet, berani mencoba tidak takut gagal, lebih percaya diri dan mempunyai semangat tinggi sehingga prestasi belajar menjahit dengan mesin tinggi. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan prestasi belajar dengan mesin pada siswa busana.
Penelitian ini merupakan ex post facto dengan dua variabel yaitu motivasi berprestasi dan prestasi belajar menjahit dengan mesin. Variabel bebas yaitu motivasi berprestasi (X) dan variabel terikat yaitu prestasi belajar menjahit dengan mesin (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa busana kelas II dan III SMK Karya Rini Yogyakarta yang berjumlah 112 dan diambil sampel sebanyak 70 %, diperoleh 78 orang siswa dan 10 % untuk missing data diperoleh 11 orang siswa. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode angket untuk variabel motivasi berprestasi, untuk prestasi belajar menjahit dengan mesin menggunakan metode dokumentasi. Uji coba instrumen dilakukan terhadap 34 responden di luar sampel  untuk mengetahui reliabilitas dan validitas instrumen. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif dan pengujian hipotesis dengan teknik korelasi product moment.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpestasi siswa busana adalah cukup baik sebesar 50 % (39 siswa) dan prestasi menjahit dengan mesin juga cukup baik sebesar 52,6 % (41 siswa) sedangkan hasil korelasi product moment yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dengan prestasi belajar menjahit dengan mesin (rxy) = 0,385 > R tabel pada taraf signifikan 5 % 0,220 dan 1 % 0,286. Maka kemudian dapat diketahui bahwa semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin tinggi prestasi belajar menjahit dengan mesin. Dengan demikian guru harus lebih memberikan dorongan semangat terhadap siswa dan berdiskusi sehingga siswa termotivasi untuk berprestasi yang lebih baik lagi yang dalam hal ini berprestasi belajar menjahit dengan mesin, sehingga prestasi belajar siswa tinggi.

No comments:

Post a Comment